Wednesday, April 09, 2008

slank vs dpr

dprbeberapa hari yang lalu group Slank datang ke gedung KPK untuk mendukung langkah KPK membabat habis para koruptor yang masih terus bergentayangan menghisap uang rakyat , salah satu lagu yang dinyayikan Group musik Slank berjudul Gosip Jalanan, isi lirik nya adalah sebagai berikut :




Pernah kah lo denger mafia judi
Katanya banyak uang suap polisi
Tentara jadi pengawal pribadi


Apa lo tau mafia narkoba
Keluar masuk jadi bandar di penjara
Terhukum mati tapi bisa ditunda

Siapa yang tau mafia selangkangan
Tempatnya lendir-lendir berceceran
Uang jutaan bisa dapat perawan
Kacau balau ... Kacau balau negaraku ini ...

Ada yang tau mafia peradilan
Tangan kanan hukum di kiri pidana
Dikasih uang habis perkara

Apa bener ada mafia pemilu
Entah gaptek apa manipulasi data
Ujungnya beli suara rakyat

Mau tau gak mafia di senayan
Kerjanya tukang buat peraturan
Bikin UUD ujung-ujungnya duit

Pernahkah gak denger teriakan ****** **bar
Pake **ci tapi kelakuan barbar
Ngerusakin bar orang ditampar-tampar

* (saya sensor


lirik lagu tersebut sebenarnya merupakan kritik sosial yang tidak hanya menyindir institusi DPR, tapi merupakan kondisi riil yang harus kita pahami sebagai sebuah masukan dan kritik bagi semua oknum juga institusi yang disebut di lirik lagu tersebut. Lalu kenapa hanya DPR saja yang kebakaran jenggot alias panas mendengar lirik lagu tersebut dan berniat menuntut SLANK karena telah menghina anggota DPR. Bukan kah SLANK juga rakyat yang mempunyai hak untuk memberikan masukan dan kritik.


Menurut saya DPR harus mengkoreksi dirinya sendiri, jangan malah menuntut SLANK karena akan menjadi senjata makan tuan sendiri, ini terbukti dengan ditangkapnya suami pedangdut Kristina yang merupakan anggota komisi IV DPR Ri , yang tertangkap tangan menerima suap dari sekda bintan plus seorang 'wanita muda' sebagai bonus nya, karena telah menggolkan alih fungsi hutan lindung.


Anggota dewan yang terhormat harus bisa membuktikan dirinya bisa menjalankan amanah yang telah diembannya, karena jutaan rakyat saat ini kelaparan, tidak punya tempat tinggal, kekurangan gizi, dan banyak lagi penderitaan rakyat , yang harusnya menjadi PR anggota Dewan untuk di selesaikan.


Satu lagi lirik lagu yang saya persembahkan untuk mengingatkan anggota Dewan baik itu tingkat Pusat maupun Daerah. Dari penyayi legendaris Iwan Fals



Untukmu yang duduk sambil diskusi
Untukmu yang biasa bersafari
Disana di gedung DPR


Wakil rakyat kumpulan orang hebat
Bukan kumpulan teman teman dekat
Apalagi sanak famili

Dihati dan lidahmu kami berharap
Suara kami tolong dengar lalu sampaikan
Jangan ragu jangan takut karang menghadang
Bicaralah yang lantang jangan hanya diam

Dikantong safarimu kami titipkan
Masa depan kami dan negeri ini
Dari Sabang sampai Merauke

Saudara dipilih bukan di lotere
Meski kami tak kenal siapa saudara
Kami tak sudi memilih para juara
Juara diam juara he eh juara hahaha

Wakil rakyat seharusnya merakyat
Jangan tidur waktu sidang soal rakyat
Wakil rakyat bukan paduan suara
Hanya tahu nyanyian lagu “setuju”

1 comment:

dery pratama said...

wah slank aja deh , lagian slank bikin lagu itu karna melihat kenyataan kelakuan para anggota dewan yang TERHORMATTTTTT

putralovers.com