Monday, March 24, 2008

Menemukan Peluang

Antusiasme adalah aliran listrik yang membuat
mesin kehidupan meluncur dengan kecepatan tinggi

B.C. Forbes
Tanpa kita sadar peluang usaha sebenarnya ada dimana mana. Mari kita analisa bersama. Dalam perjalanan kita ke dan dari kantor, perjalanan wisata, atau setiap perjalanan yang kita lalui. Kita akan melihat begitu banyak kios usaha yang kita lewati dalam perjalanan kita tersebut. Mulai dari kedai sederhana sampai restoran besar, mulai dari outlet kecil hingga gedung yang permanen. Saya yakin jumlah outlet yang Anda ditemui dalam perjalanan anda tersebut jumlahnya lebih dari 15 buah. Silahkan Anda cek Sendiri!Biasanya mereka membuka usaha sesuai dengan kebutuhan lokasi di tempat itu. Misalnya disekitar kampus pasti ada kios foto copy, rumah kost, warung makan, warnet, toko buku atau alat tulis, wartel, kursus ketrampilan dan lain lain. Disekitar perumahan, biasanya ada minimarket, toko kelontong, kios air isi ulang, apotek, taman bermain atau sekolah dan banyak lagi. Tawarkan kebutuhan yang paling diperlukan di lingkungan sekitar, adalah inti dari menemukan peluang.

Kalau kita analisa lebih dalam lagi dan memperhatikan outlet tersebut, pasti ada beberapa outlet nantinya akan berubah. Ada outlet yang berubah menjadi lebih besar dan lebih maju, ada juga outlet yang surut dan akhirnya tutup. Kalau outlet yang berubah menjadi besar, biasanya akan dibuat lebih modern dengan penambahan lampu penerang dan mengganti signboard menjadi lebih besar, penambahan kursi pelanggan dan banyak lagi. Semua perubahan atas kemajuan usaha itu membuat kita jadi tertarik untuk membuka usaha yang sama.

Disisi lain, kalau kita melihat outlet menjadi surut, sepi pengunjung, tidak ada perubahan visual pada outlet, hari ini buka besok ditutup dan akhirnya bangkrut. Semua perubahan yang akhirnya mengalami kegagalan membuat kita tidak ingin membuka usaha yang sama.

Mari kita menganalisa lebih dalam lagi, kenapa outlet yang menjajakan produknya disini berhasil tetapi disana tidak berhasil, atau disana berhasil tetapi disini tidak berhasil. Hal yang menarik adalah walaupun banyak yang tutup, banyak juga orang buka usaha yang sama. Keberhasilan membutuhkan semangat optimisme dan keyakinan tinggi. Tidak ada sesuatu usaha yang memiliki prospek yang baik, karena masa depan usaha itu ada di tangan orang yang mengerjakannya. Biasanya kios atau outlet usaha yang mampu bertahan memiliki keunikan atau konsep khusus. Ciptakan konsep yang lebih kuat agar mudah diingat oleh target pasar yang kita tuju.

gunakanlah strategi dari literatur kerakyatan bangsa Cina ”Ilmu mengail di air keruh”. Dalam strategi ini, kuncinya jangan takut tercebur di air keruh. Strategi ini menuntut kita untuk tidak takut dan tetap memanfaatkan peluang ditengah maraknya persaingan.

Untuk mendapatkan peluang dalam persaingan tersebut kita dituntut harus berpikir lebih kreatif, lebih waspada dan lebih pantang menyerah dibanding para pesaing. Bagaimanapun situasinya kita harus tetap yakin masih ada peluang yang dapat diperoleh.

Jangan takut mengobok-obok dan mengail di air keruh, Anda pasti kebagian ikan . Buktikan saja!

1 comment:

suharsono said...

saya sudah ngobok - obok birokrasi bahkan sampai mengusulkan konsep konsep yang baik untuk INDONESIA KEDEPAN dari pengalaman masa lalu saya.

bisnis M jadi T adalah peluangku tinggal menunggu waktu mulainya karena baru tak buat keruh airnya untuk dijernihkan model tersembunyi telp.087834703350 dik, untuk kemaslahatan dan kerakyatan.